Kemarahan Kubu Juve bisa Dimaklumi

Kemarahan Juve Dimaklumi

Tak diduga Vasques yang masuk menjadi pemain pengganti malah menjadi penentu sehingga Madrid bisa lolos ke semi final. kejadiannya Vasques ditendang pada bagian dada sehingga wasit memberi penalti. memang posisi pemain Madrid ini dalam keadaan bagus. bila tidak dilanggar maka ia akan memasukkan gol.

Assist diberikan oleh Ronaldo setelah mendapat umpan dari Kroos. lompatan tinggi Ronaldo berhasil memenangkan duel dengan pemain belakang juve dan bola jatuh di depan Vasques. Salah satu pemain belakang Juventus Benatia kemudian melanggarnya hingga jatuh.

Saat itulah wasit menunjuk titik putih. Para pemain Juve tidak terima dan mengerubungi wasit. Buffon pun di kartu merah. pemain cadangan Juve kemudian menggantikan Buffon namun tak mampu menghadang tendangan keras pemain asal portugal itu.

Usai pertandingan Vasques menyatakan bahwa wajar pemain Juve tidak terima dengan keputusan wasit karena pinalti diberikan di waktu yang krusial. Juve setidaknya bisa melanjutkan ke ekstra time bila tidak ada keputusan kontroversial itu.

Madrid memang tetap kalah tapi Agregat menjadi 4-3 yang artinya Real Madrid yang berhak melaju ke semi final. Banyak yang menyatakan Madrid selalu di bantu wasit namun itulah dunia bola selalu ada yang aneh.

dari kejadian itu banyak yang menyarankan penggunaan teknologi VAR agar tidak ada pihak yang dirugikan. Atas kekalahan itu Madrid pun mencetak rekor dengan menjadi satu satunya tim yang lolos ke semifinal 8 kali beruntun.

tiga diantaranya menjadi trofi. Champions memang menjadi habitatnya Madrid karena sudah 12 trofi didapat. Bila musim ini Madrid bisa juara lagi maka hattrick akan diperoleh tim asal ibu kota ini.

Pengundian laga semi final akan diadakan jum`at danĀ  Madrid siap bertemu denganĀ  siapa saja. Dipastikan laga seru akan terjadi karena ada tim baru di semi final setelah beberapa tahun hanya didominasi oleh tim Spanyol. Liverpool dan Roma akan menjadi penampil terbaru setelah lama absen.