Neymar Membutuhkan Bantuan Psikolog

Neymar Butuhkan Psikolog

Bomber milik FC Barcelona, Neymar dikabarkan sekarang ini menyewa psikolog untuk dirinya. Hal tersebut terjadi karena dirinya sering melakukan aksi yang buruk dan kerap melakukan hal yang membuat tim menjadi rugi.

Dalam beberapa laga di Barcelona, Neymar memang dianggap melakukan banyak pelanggaran yang sebenarnya tidak perlu dilakukan dan berujung dengan kartu kuning bahkan hingga kartu merah. Sebut saja ketika FC Barcelona melawan Paris Saint-Germain di laga Leg kedua babak enam belas besar di Liga Champions. Mantan pemain Santos tersebut diketahui melakukan pelanggaran dengan menendang kaki Marquinhos dan mendapatkan kartu kuning karena pelanggaran tersebut.

Dan yang terakhir kemarin terjadi ketika Los Cules menghadapi Malaga pada akhir pekan kemarin. Dirinya membuat pelanggaran keras kepada pemain lawan yakni Diego Liorente. Aksi dirinya membuat ia mendapatkan kartu kuning kedua dan menjadikan dirinya harus keluar dari lapangan lebih cepat daripada pemain lainnya. Padahal sebenarnya Neymar seharusnya tidak melakukan hal tersebut karena sebenarnya dia sudah mendapatkan kartu kuning pertama di babak pertama usai mengikat tali sepatu terlalu lama.

Masalah tersebut kian bertambah parah karena saat meninggalkan lapangan pertandingan Neymar melakukan aksi yang tidak terpuji dengan bertepuk tangan di depan Offisial keempat pertandingan yang membuat dirinya harus dijatuhi hukuman lebih lama. Sikap tersebut akhirnya membuat Neymar meminta pertolongan kepada Psikolog Profesional untuk memperbaiki sikapnya.

Dikabarkan Neymar menyewa Psikolog bernama Joaquin Valdes yang merupakan psikolog pribadi dari manajer FC Barcelona, Luis Enrique. Neymar harus meminta bantuan dari Joaquin Valdes karena ditakutkan sikap buruknya akan terus berlanjut hingga akhir musim. Harapannya dia dapat menghindar dari hukuman yang membuat dirinya terus absen dari pertandingan. Luis Enrique sendiri sebelumnya sudah sempat melarang para pemainnya untuk menggunakan jasa Psikolog pribadi seperti Joaquin Valdes. Namun terakhir dikatakan Luis Enrique akhirnya memberikan lampu hijau kepada Neymar. Hal tersebut dilakukan untuk kebaikan perkembangan psikis dari Neymar sehingga FC Barcelona tidak harus menerima hal yang buruk akibat perilaku buruk Neymar.