Barca Sebenarnya Lebih Memilih Untuk Menghindari Juventus

Barca Menghindari Juventus

Salah satu punggawa FC Barcelona, Ivan Rakitic mengaku kalau sebenarnya FC Barcelona tidak senang bertemu dengan Juventus di ajang Liga Champions. Menurut pemain asal Kroasia tersebut, Juventus merupakan tim yang sanga sulit untuk dilawan.

Hasil undian babak perempat final Liga Champions akhirnya mempertemukan FC Barcelona dengan Juventus. Pada laga Leg pertama sendiri, FC Barcelona akan bertamu ke markas Juventus di Stadion Turin pada hari Selasa (11/4/2017) mendatang. Jika dilihat dari catatan Head To Head, FC Barcelona sebenarnya kalah tipis jika melawan Juventus. dari sembilan pertemuan kedua tim tersebut, FC Barcelona hanya berhasil memenangkan tiga laga saja, sementara itu Juventus berhasil memenangkan empat laga. Namun meski begitu dalam pertemuan terakhir mereka di babak final Liga Champions dua tahun lalu, FC Barcelona berhasil memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 3-1.

Oleh karena itu Ivan Rakitic memberikan pujian kepada calon lawan mereka, Juventus. DIrinya menyebutkan bahwa tim yang kini dilatih oleh Massimino Allegri akan menjadi lawan yang akan menyusahkan FC Barcelona nantinya di ajang Liga Champions.

“Hasil undian ? kami tentunya merasa tidak senang. Kami telah melawan mereka di babak final saat dua tahun lalu dan kami tahu sebenarnya betapa kuatnya mereka ketika menjadi lawan. Mario Mandzukic bilang kepada saya hal yang sama, mereka juga tidak menginginkan hal ini. Namun ini adalah ajang Liga Champions. Juventus merupakan sebuah tim yang tanpa cela dan mereka memiliki gagasan yang jelas dan juga merupakan tim yang hebar. Laga ini tentunya akan menjadi sebuah pertandingan yang berat untuk kami. Mereka punya sejarah yang spektakuler dan di antara 10 tim terbaik di dunia saat ini. mereka merupakan tim yang sulit dilawan dan terbiasa untuk memenangkan pertandingan” tutur Ivan Rakitic.

Pertemuan kali ini bisa menjadi ajang balas dendam bagi Juventus yang sebelumnya di tahun 2015 harus rela melepaskan gelar juara Liga Champions setelah harus dikalahkan oleh FC Barcelona di babak final.