Kalah 2-1 Ter Stegen Ucapkan Maaf

Ter Stegen Ucapkan Maaf

Mengalami kekalahan ketika bertandingan dengan Deportivo La Coruna dini hari dengan hasil skor 2-1 merupakan sebuah kesalahan yang dilakukan oleh sang pelatih. Meski bukan kesalahan mutlak karena tidak bisa menjaga gawangnya dari tendangan yang dilakukan leh sang tuan rumah.

Ter Stegen, mengucapkan kata Maaf  kepada media atas kekalahan yang dialami Blaugrana. Padahal, fans sedang menikmati kemenangan yang dapatkan oleh sang Raksasa Spanyol karena berhasil menang dan lanjut dalam laga pertandingan Liga Champions selanjutnya.

Ter Stegen adalah salah satu kiper terbaik di dunia yang dimiliki oleh skuad terbaik Spanyol, Barcelona. Ia memulai kariernya sejak usia muda sebagai kiper dan ikut sekolah kepelatihan kiper untuk meningkatkan kualitas yang dimilikinya.

Ter Stegen menjadi salah satu kunci kemengan oleh tim Blaugrana ketika bertanding dengan PSG di Camp Nou beberapa hari silam. Hal ini terlihat ketkka dirinya berhasil menahan tendangan dari pemain tim lawan di beberapa pertandingan terakhir ini. Memang, pada Barcelona Ter Stegen bukanlah kiper satu-satunya.

Ia memilki partner bernama Bravo yang dimana keduanya kerap kali mengalami bentrol akibat pemilihan kiper inti oleh Luis Enrique. Dengan adanya kontra ini, maka sang pelatih memberikan ijin untuk kepindahan yang akan digunakan oleh Bravo.

Padahal di beberapa peetandingan terakhir, Bravo selalu tampil memukau dan menahan serangam dari tim lawan. Ini merupakan posisi yang sulit, dimana setiap orang atau pemain ingin sekali bisa bermain di lapangan dan unjuk kebolehan. Sehingga, setiap kali menang, siapa yang lebih rileks.

“Saya bermain untuk Barcelona dan Bravo bermain untuk Manchesterd City, kami harus melakukan perubahan”.

Namun, peminjaman pemain ini nampaknya tidak akan lama dan akan menguntungkan bagi pihak Blaugrana karena berhasil menjadi satu-satunya kiper inti yang dimiliki.

Ter stegen mengakui bahwa dirinya merasa lebih baik ketika Bravo dipindahkan ke Manchesterd City, meski sebenarnya ia mengaku bahwa dirinya lah yang lebih dulu memiliki niat untuk bergabumg bersama skuad terbaik Pep Guardiola.

Ia mengatakan bahwa Pep selalu memiliki cara khusus dalam menangani setiap pemainnnya. Ia selalu berhasil menerapkan folosofi yang dimilikinya denhan tampil memukau.