Ramos Tak Pantas Minta Dihormati Sevilla

Ramos Tak hormati Sevilla

Bek dan kapten Real Madrid sekarang ini, Sergio Ramos sempat terlibat perseteruan dengan fans Sevilla. Menurut Dani Alves yang juga merupakan mantan pemain FC Barcelona, Sergio Ramos tak pantas jika menuntut supaya dihormati oleh para fans Sevilla. Sergio Ramos memang pernah sempat berseragam Sevilla selama tiga musim. Pada musim panas 2005, Sergio Ramos akhirnya memutuskan untuk pindah ke klubnya sekarang ini, Real Madrid.

Pada bulan lalu, bek yang kini telah berusia 30 tahun tersebut sempat menjadi sasaran cacian oleh para fans Sevilla. Pada saat melakoni laga di markas Sevilla, Stadion Ramos Sanchez Pizjuan dalam ajang Copa Del Rey, Sergio Ramos sempat mencetak gol dari titik penalti. Namun pemain Internasional Spanyol tersebut lantas merayakan golnya dengan aksi yang dianggap cukup provokatif. Usai laga tersbeut, Sergio Ramos langsung memberikan kritik kepada para fans Sevilla karena melakukan chant yang menghina orang tuanya. Namun dia juga menegaskan dirinya akan tetap menghormati fans Sevilla.

“Di dalam pertandingan sepakbola aku ingin sekali diterima dengan berbeda. Namun jal itu juga tidak mengubah apapun” ujar Sergio Ramos yang sempat mengomentari Dani Alves dan juga Ivan Rakitic yang disambut lebih baik oleh para fans Sevilla.

Dani Alves memang pernah sempat menjadi rekan setim Sergio Ramos selama tiga musim. Namun pemain yang kini bermain di Juventus tersebut tidak menyalahkan sepenuhnya aksi yang dilakukan oleh para fans Sevilla.

“Kupikir memang sepenuhnya salah kalau Sergio Ramos menjadi saran ejekan. Namun di saat yang sama dirinya bukan dalam posisi yang bisa menuntut untuk terus dihormati oleh para fans Sevilla. Terus terang, Ramos tidak membuat pencapaian apapun bersama Sevilla. Aku memperkuat Sevilla selama enam tahun dan berhasil mempersembahkan beberapa gelar. Hanya beberapa hari sebelum dia pergi dari Sevilla dirinya mennyatakan cinta abadinya untuk Sevilla. Tentunya itu menjadi akar kemarahan para fans Sevilla hingga saat ini. kata-kata tersebut tetap menjadi belenggu untuk dirinya” tutur Dani Alves yang dilansir oleh Footbal Espana.