Leicester City Makin Gawat

Leicester City Makin Gawat

Leicester City seakan belum puas merasakan rekor buruk pada musim ini. Mereka lagi-lagi akhirnya harus menelan kekalahan dengan dua gol tanpa balas usai ditaklukan oleh Swansea City. Padahal rasanya belum lama ini The Foxes sedang dielu-elukan ketika mereka berhasil memenangi gelar juara Liga Premier Inggris pada musim lalu. Mereka bahkan berhasil mempecundangi tim-tim elit dari Liga Premier Inggris dengan menjadi tim terproduktif ketiga setelah Manchester City dengan 71 gol dan Tottenham Hotspur dengan 69 gol.

Namun semua kenanangan manis tersebut seakan sirna ketika memasuki tahun 2017. Baru memasuki bulan kedua saja penampilan Leicester City sudah terlihat berbeda 180 derajat dari yang ditunjukannya di musim lalu. Bukannya bisa bertarung di papan atas klasemen sekarang ini dan berusaha mempertahankan gelar juara di Liga Premier Inggris, skuad besutan Claudio Ranieri malah kian terpuruk di papan bawah. Bahkan sekarang ini kondisinya makin mengenaskan.

Setelah meraih kekalahan 2-0 dari Swansea City di pekan ke-25 di Liga Inggris sekarang ini di Liberty Stadium pada Minggu (12/2/2017) malam WIB The Foxes kian terpuruk. Sang juara bertahan malah menanggung 14 kali kekalahan pada musim ini. mereka bahkan makin terbenam di urutan ke-17 di papan klasemen sementara ini dengan raihan 21 angka. Itu hanya berselisih 1 poin saja dari Hull City di urutan ke-18 atau zona degradasi.

Kekalahan The Foxes dari Swansea City sendiri merupakan kekalahan kelima dari mereka secara beruntun. Hal tersebut menjadikan mereka juara bertahan Liga Premier Inggris yang pertama merasakannya. Selain itu rekor buruk juara bertahan Liga Premier Inggris musim ini bertambah setelah mereka tidak berhasil mencetak gol di enam laga beruntun. Terakhir kali mereka berhasil menjebol gawang lawan di Liga Premier Inggris adalah ketika menang dari West Ham United dengan skor 1-0.

Hal tersebut tentunya menambah pil pahit untuk Leicester City. Mereka bahkan menjadi tim yang meraih poin terendah jika dibandingkan dengan empat divisi sepakbola di Inggris. Mereka hanya berhasil mendapatkan satu poin saja di tahun 2017 ini. Sebuah kisah mengenaskan dari juara bertahan Liga Premier Inggris pada musim ini