Perubahan Formasi Klopp Untuk Liverpool

Perubahan Formasi Klopp Liverpool

Menjalani musim dengan cukup baik, Liverpool kini sedikit kewalahan untuk menghadapi rivalnya di tengah pekan bulan ini. Skuad besutan Jurgen Klopp ini terlihat sedikit kewalahan di lapangan untuk bisa memebus jantung pertahanan sang rival sendiri.

Bahkan, bukan hanya lini depan yang mengalami sedikit kesulitan untuk membobol masuk ke daerah pertahanan, lini belakang dari klub The Reds ini juga terlihat kewalahan untuk membendung serangan yang datang begitu cepat dengan tidak ada jeda didalamnya. Seluruh pemain terlihat naik dan turun di lapangan, memastikan bahwa seluruh posisi tidak dalam keadaan terbuka dan lengah.

Namun, usaha yang dilakukan oleh tim Liverpool nampaknya harus terhenti dengan terbobolnya gawang yang membuat kedudukan menjadi berubah. Hasil imbang yang dialami saat pertandingan ini tentu membuat Klopp terlihat frustasi di lapangan, Ia nampaknya sudah kehabisan ide untuk memulai formasi baru dan mencoba menembus pertahanan lawan.

Pertandingan kemarin yang dilalui oleh Skuad satu ini juga menjadi salah satu pertandingan dengan banyak strategi yang dikeluarkan, setelah sebelumnya sang pelatih menyimpan dua pemain bintang kelas papan atas, yakni Philippe Coutinho dan Roberto Firmino ketika Liverpool melawan West Brom dengan hasil akhir imbang 0-0, kini sang pelatih pun kembali menurunkan dua pemain andalan mereka dengan dua pemain lainnya yang menjadi punggawa skuad, dimana Coutinho dan Firmino bergerak di lini depan bersama Sadio Mane dan Mohamed Salah.

Pasukan lini depan starter inipun dianggap menjadi salah satu kejutan strategi bagi klub lawan, namun nampaknya The Baggies sudah membaca trik yang akan dikeluarkan oleh Jurgen Klopp,dan berhasil mempertahankan kedudukan dengan skor 1-1.

“Di babak pertama, kami memang terlihat sedikit kaku, dan umpan yang kami berikan dalam pergerakan di lapangan tidak terlalu bagis. Namun, kami masih optimis dengan menganggap ada 2 sampai 3 peluang yang bisa diciptakan”. Ujar Klopp di Sportsmole.

“ Namun, di babak kedua kami akhirnya mengubah sistem sampai dengan tiga kali, sangat sulit dan saya kira hanya satu kali Loris Karis membuat penyelamatan yang cukup viral ini”. Tambahnya.