Diego Simeone Tidak Akui Kegagalan Atletico

Simeone Kegagalan Atletico

Atletico Madrid memang baru saja tersisih dari fase grup Liga Champions dan harus turun kasta ke Liga Europa. Meski begitu manajer Los Colchoneros, Diego Simeone tidak menganggap hal tersebut sebagai sebuah kegagalan.

Atletico Madrid akhirnya dipastikan harus tersingkir dari Liga Champions setelah hanya meraih hasil imbang dengan skor 1-1 ketika menghadapi Chelsea di Stamford Bridge pada hari Rabu (6/12/2017) dini hari WIB. Sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Saul Niguez, namun Stefan Savic kemudian membuat gol bunuh diri yang menyamakan kedudukan. Hasil seri dengan The Blues sendiri lantas membuat Atletico Madrid tetap berada di urutan ketiga di papan klasemen Grup C dengan raihan 7 poin dari enam laga. Mereka berada dibawah AS Roma dan Chelsea yang sama-sama mengemas 11 poin.

Tersisih dari babak penyisihan grup merupakan pencapaian terburuk Atletico Madrid di ajang Liga Champions dalam lima musim terakhir. Di empat musim sebelumnya, mereka setidaknya berhasil mencapai babak perempat final. Meski begitu, Diego Simeone sendiri tidak menganggap Atletico Madrid mengalami kegagalan. Diego Simeone menegaskan bahwa para pemainnya telah mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Kami tidak gagal. Hal semacam ini memang bisa terjadi. Mereka sudah melakukan semuanya untuk menang dan berusaha untuk tetap fokus hingga pertandingan usai. Kami baik-baik saja. Kami hanya kalah sekali di ajang Liga Champions, di menit 93. Tidak ada alasan. Kmai akan mendapatkan nilai di akhir musim ini” tutur Diego Simeone.

Selama menjadi pelatih Atletico Madrid sendiri, Diego Simeone pernah berhasil mengantarkan timnya menjadi juara di ajang Liga Europa di musim 2011/2012. Diego Simeone menegaskan dirinya ingin mengulangi prestasi tersebut.

“Saya akan memberikan motivasi kepada pemain ntuk Liga Europa seperti yang saya lakukan untuk sebuah laga persahabatan, laga La Liga Premier Spanyol, dan laga Copa Del Rey. Ketika anda memakai seragam Atletico Madrid, anda tidak akan membutuhkan motivasi tambahan. Ini bukan tantangan baru untuk kami. Mimpi baru untuk bisa kami perjuangkan” tambah dari pelatih asal Argentina tersebut.