Boloni Blak-blakan Tentang Perubahan Posisi Ronaldo

Boloni Blak-blakan Posisi Ronaldo

Laszlo Boloni, pelatih berkebangsaan Romania blak-blakan menguak kisah saat dirinya mendidik mega bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Pada pernyataannya itu, dia mengaku bahwa dirinya yang memberikan kesempatan untuk melangkahkan debutnya di tim senior sporting CP di tahun 2002.

Jasa Boloni dianggap sangat besar menjadikan Cristiano Ronaldo menjadi mega bintang sepak bola dunia. Terlebih ketika dirinya mengubah posisi pemain yang biasa disebut CR7 ini dari posisi striket menjadi pemain sayap.

Tentu ada alasan bagi Boloni mengapa dia sampai merubah posisi Ronaldo di lini skuad Real Madrid. Ditegaskan olehnya, bahwa keputusan untuk melakukan perubahan posisi terhadap CR7 itu karena postur tubuhnya yang terlalu kecil untuk menghadapi bek tengah yang berbadan besar dimana bobotnya mencapai 90 kg.

Ditambahkan lagi olehnya, bahwa dengan perubahan posisi yang dilakukan kepada Ronaldo diharapkan bisa mengeksploitasi kualitas permainannya. Dimana saat bermain di lapangan hijau, Ronaldo mampu bermain melebar tanpa harus kehilangan efektivitas ketika bermain. demikian yang diungkapkan pelatih yang saaat ini membidani klub Royal Antwerp.

Setelah menjadi pemain sayap di Sporting dan Manchester United, kualitas permainan Ronaldo mengalami perubahan yang signifikan ketika bergabung membela Real Madrid. Perubahan posisi yang dilakukan Boloni di masa lalunya memberikan kemajuan dalam hal permainan sehingga dirinya menjadi super star sepak bola dunia bersama klubnya Real Madrid.

Saat ini, megabintang yang sudah berusia 32 tahun itu sering dipakai sebagai penyerang tengah oleh pelatih Madrid, Zinedine Zidane.  Bagi Zinedine Zidane, dia membebaskan para pemainnya untuk bermain di mana saja tanpa harus memiliki keahlian di posisi mana mereka berada. Begitu pula dengan Cristiano Ronaldo yang merupakan pemain sayap, saat bersama Madrid Zidane membebaskan anak asuhnya ini bermain di posisi manapun.

Namun harus diakui oleh Zidane bahwa posisi Ronaldo saat berada di Sporting sebagai pemain sayap adalah hal yang terbaik yang dilakukan Ronaldo. Sebagai pemain sayap, Ronaldo menjadi pemain  yang percaya diri dalam melakukan serangan-serangan mematikan untuk menghancurkan lawan.