Tak Cetak Gol, Suarez Robek Bajunya

Suarez Robek Bajunya

Luis Suarez gagal untuk mencetak satu gol pun ketika timnya, FC Barcelona menang ketika menghadapi Las Palmas di akhir pekan. Pemain asal Uruguay tersebut merasa kesal kemudian terlihat merobek Jersey miliknya seperti yang juga pernah dilakukan oleh Hulk.

Bermain dengan tanpa adanya para pendukung mereka, Barcelona berhasil meraih kemenangan telak dengan skor akhir 3-0 ketika melawan Las Palmas di Camp Nou pada hari Minggu (1/10/2017). Lionel Messi membuat dua gol pada laga tersebut sedangkan satu gol lainnya dicetak oleh Sergio Busquet.

Luis Suarez sejatinya tidak tampil buruk amat ketika dirinya bermain di pertandingan tersebut. Statistik juga mencatat sang pemain berhasil membuat lima kali percobaan dan juga satu peluang yang mengarah tepat ke sasaran. Namun upaya sang pemain tidak berbuah gol satu pun. Salah satu peluang dibuat Luis Suarez pada Injury Time. Namun usaha terakhir akhirnya gagal setelah sepakan dari mantan pemain Liverpool tersebut melebar.

Kecewa berat tidak bisa membuat FC Barcelona menutup pertandingan dengan skor akhir 3-0, Luis Suarez kemudian berlari ke sisi kiri gawang dan kemudian merobek Jerseynya. Aksi Luis Suarez itu pun disebut mirip dengan cara yang dilakukan oleh Hulk, alias moster fiksi berwarna hijau. Memang

karakter rekaan dari Marvel tersebut diketahui sering merobek bajunya ketika mengamuk.

Tidak lama berselang usai aksi Luis Suarez tersebut wasit kemudian meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga. Pemain Internasional Uruguay tersebut kemudian tidak memiliki lagi peluang untuk bisa mencetak gol.

Pertandingan tersebut sendiri berjalan tanpa penonton setelah adanya konsekuensi dari memanasnya situasi politik di Catalunya. Rakyat Catalunya sendiri melakukan referendum untuk mengambil suara untuk memutuskan mereka memisahkan diri dari Spanyol yang dilakukan di hari Minggu (1/10/2017) malam WIB. Aksi tersebut memang bertepatan dengan duel FC Barcelona melawan Las Palmas di pekan ketujuh. Aksi referendum Catalunya sendiri dikabarkan memakan korban yang begitu besar yakni 92 orang yang mengalami cidera akibat adanya bentrokan antara kepolisian setempat dengan rakyat Catalunya.