Karir Mamadou Sakho Dipertanyakan

Karir Sakho Dipertanyakan

Liverpool kini tengah mempersiapakn susunan formasi baru dalam menyammbut musim pans 2017/2018 mendatang. Klub besutan Jurgen Klopp ini nampaknya tidak ingin ketinggalan dari para rival lainnya yang sudah membentuk formasi baru dengan melakukan uji coba pertandingan, seperti yang dilakukan oleh Manchester United misalnya.

Klub dengan julukan The Reds ini memang tidak berada di tren negatif, tetapi untuk mempertahankan skuad tetap berada di posisi terbaik.

Tentu Liverpool harus memiliki kekuatan yang baru dalam tim, dan hal ini sedang dikembangkan oleh sang pelatih. Rencana untuk melakukan penjualan terhadap pemain yang berada di posisi lini belakang asal PSG, yakni Mamadou Sakho ini nampaknya sudah amat jelas.

Sang pelatih meyakini bahwa bek asal Prancis tersebut belum bisa menjadi pemain terbaik, dan Ia menilai bahwa Mamadou tidak memiliki peningkatan sejak 2013 silam, tahun dimana Mamadou diangkat menajdi pemain Liverpool.

Hal ini terlihat pula dari 2 kalinya ia keluar masuk di Liverpool, yakni pada saat masa kejayaan Brenden Rodgers dan Jurgen Klopp. Di masa kepelatihan Jurgen Klopp, nama Mamadou tidak terdengar sama sekali, Ia justru dipinjamkan untuk kubu Crystal Palace pada pertengahan musim, dan ternyata dirinya berhasil menunjukan performa terbaiknya yang dianggap cukup menihngkat berada disana.

Dengan adanya hal ini pula, maka Crystal Palace berniat untuk melakukan pembelian kepada Livierpool. Meski mendapatkan pujian permainan yang meningkat, tetapi Klopp masih belum tertarik kepada Mamadou untuk bergabung kedalam skuad intinya.

Pemain yang berusia 27 tahun tersebut masih menjadi salah satu nama yang masuk kedalam transfer pemain,dan pihak Liverpool ingin tetap menjualnya. Niatan ini ternyata mendapatkan respon dukungan dari Nicol, salah satu pemain Arsenal ini menilai bahwa Mamadou tidak cukup bagus berada di lini belakang The Reds, Ia belum cukup kuat untuk pertahanan.

“Sakho, (panggilannya) baik-baik saja, dan apabila anda meminta kepadanya hanya untuk bermain, melakukan hadang dan tekel, menepis bola, menanduk bola, dan keluar dari kotak penalti, maka Ia akan melakukannya”. Ujar Nicol kepada ESPN.