Klaassen Jadi Rekrutan Everton

Klaassen Rekrutan Everton

Semasa memperkuat Ajax Amsterdam, Davy Klaassen merupakan salah satu pemain tengah yang cukup subur. Hal tersebut kemudian ingin dia lanjutkan ketika bermain untuk Everton di musim mendatang.

Everton sendiri akhirnya menjadi pelabuhan dari Davy Klaassen setelah The Toffes mendatangkan dirinya dari Ajax setelah dibanderol dengan harga mencapai 23,6 juta Poundsterling atau sekitar 400 miliar rupiah dengan kontrak selama lima tahun. Kedatangan dari Klaassen sendiri tentu diharapkan bisa memperkokoh lini tengah Everton yang di musim lalu cukup sulit untuk bsia mengimbangi ketajaman dari Romelu Lukaku yang berhasil membuat 24 gol. Bisa dibilang hanya Ross Barklet bisa mengimbanginya walau hanya bisa mebuat enam gol saja.

Kevin Mirallas yang sebelumnya diharapkan bisa membantu Romelu Lukaku justru hanya membuat empat gol saja. Perolehan tersebut sama dengan bek kanan mereka, Seamus Coleman dan hanya lebih baik dari Phil Jagielka yang membuat tiga gol saja. Belum lagi jika kita melihat fakta bahwa dari tim yang finish di tujuh besar di akhir klasemen, Everton merupakan tim kedua yang membuat gol paling sedikit dengan perolehan 62 gol. Mereka hanya lebih unggul dari Manchester United yang membuat 54 gol.

Dengan produktivitas dari rekrutan anyar mereka, Klaassen yang ditunjukan di dua musim di Ajax, tentu saja Everton memiliki ekspetasi untuk bisa mendapatkan sumber gol lain di musim depan untuk bersaing di papan atas papan klasemen. Davy Klaassen sendiri di musim sebelumnya membaut 14 gol dan 9 assist dari 33 laga di Liga Belanda. Musim sebelumnya, Klaassen membuat 13 gol serta 8 assist.

“Saya lebih suka berada di kotak penalti dan juga bermain dengan agresif di lapangan. Saya siap menekan setiap saat. Saya suka membuat dan juga mengkreasikan banyak gol dan saya selalu ingin meraih kemenangan. Jadi saya berharap bisa juga melakukannya di sini. Saya sangat suka bisa meraih kemenangan dan untuk bisa menang tentu anda harus membuat umpan dan juga bisa mencetak gol” tutur Davy Klaassen.