Sissoko Ingin Pergi Dari London

Sissoko Pergi Dari London

Moussa Sissoko sendiri menyatakan bahwa dirinya baru melewati sebuah musim terburuk di dalam karirnya sebagai pemain sepakbola. Pemain Internasional Prancis tersebut mengaku bahwa dirinya ingin segera pergi dari Tottenham Hotspur.

Moussa Sissoko sendiri  baru bergabung dengan The Lilywhites di musim panas tahun lalu. Dirinya dibeli dari Newcastle United yang saat itu harus turun dari Liga Premier Inggris. Di Tottenham Hotspur sendiri Moussa Sissoko kemudian tidak menjadi pilihan utama manajers Spurs, Mauricio Pochettino dan lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan saja. Dirinya hanya tampil di 25 pertandingan di ajang Liga Premier Inggris dan hanya delapan kali saja menjadi starter.

Moussa Sissoko sendiri memang mengalami musim yang buruk di musim ini. Saat bersamaan, timnya yakni Tottenham Hotspur justru melalui musim yang luar biasa setelah berhasil finish di posisi kedua di ajang Liga Premier Inggris. Selain itu mereka juga membuat sebuah torehan karena berhasil mencetak jumlah kemenangan paling banyak, jumlah gol paling banyak, dan jumlah kemasukan paling dikit sehingga selisih golnya paling besar dalam sejarah klub sejauh ini.

Sissoko sendiri mengakui bahwa dirinya ingin segera pergi dari Tottenham Hotspur untuk membuat peluang dirinya dibawa ke ajang Piala Dunia di tahun 2018 terbuka. “Meskipun saya tak pernah berpikir akan main di seluruh pertandingan, saya juga tidak akan mengira mendapatkan waktu bermain yang begitu sedikit. Tentu saja ini adalah musim terburuk dalam karir saya meskipun sebagai sebuah tim ini menjadi musim yang sangat hebat”. tutur Sissoko

Sissoko juga mengatakan bahwa dirinya ingin tetap bermain di Liga Premier Inggris namun jika ada tawaran ke Prancis juga dirinya tidak akan menolak hal tersebut.

“Semua orang tahu bahwa saya akan merasa senang tetap ada di Inggris. Tapi saya tak menutup juga peluang untuk Liga-Liga lainnya. Kita lihat saja kalau ada tawaran, tapi Ligue 1 juga terlihat menarik. Kita sudah lihat musim lalu PSG dan Monaco da nada lagi banyak tim hebat” tambah dari Sissoko